Wednesday, 24 June 2015

“From Pacaran To Taaruf” (3)

DENGAN mempertimbangkan kesibukan dan keluangan waktu kedua pihak, bisa saja taaruf di masing-masing hari tersebut diagendakan di beberapa pekan yang berbeda. Dengan demikian, setidaknya cukup lima pekan saja untuk taaruf. Apabila agenda taaruf diagendakan di hari libur Sabtu dan Ahad, bisa saja waktu taarufnya akan lebih singkat lagi, tidak lebih dari satu bulan.
Apabila memerlukan informasi tambahan seputar kondisi psikologis dan kondisi kesehatan calon pasangan, kedua pihak bisa meluangkan waktu untuk mengikuti tes psikologis dan tes medis. Hasilnya pun bisa didapatkan dalam hitungan minggu saja, tidak sampai berbulan-bulan. Insya Allah dengan metode taaruf seperti ini informasi yang didapatkan mengenai calon pasangan akan lebih valid karena didapat dari berbagai sumber informasi, tanpa harus menjalani pacaran selama berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun.

Ingat 5 Perkara sebelum 5 Perkara


Rasulullah mengingatkan kita agar tidak menyesal kemudian lakukanlah lima hal sebelum datangnya lima hal yang lain. 
  1. Yang pertama, sebelum waktu tua tiba, manfaatkanlah masa muda kita. Banyak orang menyesal ketika di hari tua ia ingin banyak beramal namun sudah tidak ada kesempatan. Fisiknya sudah lemah dan yang penting waktunya sudah terbatas. Ia punya niat membaca dan mempelajari Al-Quran, namun betapa sulitnya belajar huruf hijaiyyah. Ibnu Qayyim mengatakan, Belajar di usia muda laksana mengukir ilmu di atas batu. Belajar di usia senja seperti menulis di atas air”. Padahal banyak hal yang bisa dia lakukan di masamudannya. Namun apa daya usia telah tua dan ia tidak bisa berbuat apa-apa. Oleh karena itu selagi muda, manfaatkan untuk berbuat amal kebaikan.
  2. Kedua selagi sehat, banyaklah beramal. Kadang kalau kita sedang tergeletak di atas tempat tidur karena sakit, terpikir dalam benak kita untuk berbagai macam kegiatan. Saya ingin mengaji setelah sehat nanti. Atau aku ingin naik haji kalau kelak peyakitku sudah hilang. Dan sebagainnya. Apalagi kalau penyakitnya sudah parah mendekati ajal. Penyesalanlah yang akan dia lakukan, padahal itu semua tiada guna.
  3. Ketiga, selagi waktu senggang masih banyak, manfaatkan untuk beramal. Mengerjakanaktivitas yang bermanfaat. Seorang mantan aktivis yang sudah jadi direktut berkali-kali menolak ajakn rekan-rekannya untuk mengaji dan melakukan aksi sosial hanya karena susah menemukan waktu selanya. “Waduh, saya sibuk sekali nih”. Sambil bolak-balik agendanya yang penuh dengan janji bisnis. Orang ini pun kelak akan menyesal karena kesibukannya mencari dunia. Dia tidak punya waktu luang buat mengerjakan amal kebaikan atau amal akhirat. Ketika kesibukan sudah melingkupi diinya, menyesallah dirinya, kapan aku sempat mengerjakan amal ibadah ini
  4. Keempat, apabila ada harta segeralah disedekahkan atau dipergunakan untuk kebaikan. Kadang ketika kaya kita lupa untuk beramal. Kita sibuk menginvestasikan harta tersebut agar bisa berkembang lebih banyak. Tahu-tahu investasinnya gagal dan bangkrut. Padahal ketika kaya ia berkeinginan untuk menyumbangkan ini membantu itu. Namun niatnya tidak kesampaian karena ditunda-tunda, akhirnya gagal karena jatuh miskin. Oleh karena itu. Selagi ada harta tersebut di jalan Allah, kebangkrutan tidak akan terjadi. Justru hartanya berkembang lebih banyak. Tidak ingatkah kita pada janji Allah, “Perumpamaan orang-orang yang menafakahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha luas lagi Maha mengetahui”. (QS.Al-Baqarah [2]: 261)
  5. Terakhir, sampai akhir hayat kita harus memanfaatkan hidup untuk beramal kebaikan. Meski waktu tinggal sedikit, beramal jangan ditinggalkan. Nasihat sebelumnya. Intinya adalah manfaatkan waktu yang ada sebelum maut menjemput. Insya Allah kita akan menjadi orang yang beruntung.

Mengenal Ustad Dr. Zakir Naik

SIAPA yang tidak kenal Dr. Zakir Naik? Seorang ulama India, penulis dan perbandingan agama yang kerap menyampaikan dakwah lewat debat dan ceramah di seluruh dunia.
Disarikan dari wikipedia, nama lengkapnya adalah Zakir Abdul Karim terlahir pada 18 Oktober, 1965 Mumbai (Bombay pada waktu itu). Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.
Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.

Rahasia di Balik Berwudhu sebelum Tidur

MEMANG ini kedengarannya sepele. Tapi jangan anggap enteng soal ini, pasalnya Rasulullah senantiasa wudhu sebelum tidur.
Berwudhu, di samping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan dan memiliki Rahasia Tersembunyi. Secara tidak sadar, kita selalu menyepelekan hal berwudhu. Karena sesungguhnya berwudhu tidak sekedar membasahkan muka dari air saja. Simak lebih lanjut kutipan dibawah ini.
Peneliti dari Universitas Alexsandria, dr musthafa syahatah, yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.
Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) misalnya kita dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Dengan mencuci kedua tangan, kita dapat menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu. Selain itu, kita juga bisa menjaga kebersihan daun telinga dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita.

Hanya Ada Satu Agama, yaitu Islam

Jerusalem -- Profesor Sejarah Hebrew University of Jerusalem, Moshe Sharon, menyatakan bahwa di alam semesta ini hanya ada satu agama, yaitu Islam, mengokohkan ke Esaan Allah dan menegaskan nabi Muhammad sebagai utusan Allah.

“Dari mulai diciptakannya semesta ini, hanya ada satu agama, yaitu agama Islam,” sebutnya, sebagaimana ditayangkan kantor berita Israel, Arutzsheva, yang dikutip pengguna youtube, Bahrain Tahir, pada 2012 lalu. Moshe menambahkan, “Semua sejarah sebenarnya adalah sejarah Islam, dan orang-orang terkemuka dalam sejarah pada dasarnya adalah Muslim.”

Moshe juga menjelaskan, jika ada siapapun menyatakan tempat ini adalah kuil Sulaiman, maka muslim akan menyatakan itu benar. “Solomon (sulaiman, – red) adalah muslim. David (Daud, – red), Abraham (Ibrahim, – red), Moses (Musa, – red), Yesus (Isa, – red), adalah muslim.”

“Inilah yang saya maksudkan dengan islamisasi sejarah. Di seluruh islamisasi sejarah akan ada islamisasi geografi, semua wilayah yang berhubungan dengan tokoh-tokoh tadi,atau nabi-nabi yang kesemuanya Islam, adalah wilayah muslim,” tegas Sharon, yang ketika tampil mengenakan tutup kepala ala Yahudi (yarmuk).

Wilayah-wilayah tersebut, jelasnya, terlepas apakah sesudah Nabi Muhamad datang atau belum, harus dibebaskan. “Bukan untuk ditaklukkan. Yang ada adalah untuk dibebaskan,” imbuhnya. Islam muncul di sejarah, pada saat Muhammad, adalah sebagai pembebas. Tidak ada penjajahan dalam Islam. Yang ada adalah pembebasan. “Kalaupun ada penjajahan, itu selalu dari yang lain, bukan Islam.” tutupnya. harianaceh.co.id

Keajaiban Kurma yang Perlu Anda Tahu

KURMA merupakan makanan khas yang marak saat Ramadhan. Rasanya manis dan legit, manfaatnya juga sangat kaya. Selain itu buah yang satu ini adalah salah satu buah yang sering dimakan dan disarankan oleh Rasulullah di zamannya.
Ternyata selain kaya akan manfaat, kurma juga memiliki keajaiban yang belum banyak diketahui manusia. Keajaiban ini berhubungan dengan kebutuhan ragawi dan psikologis yang tak banyak diungkap di manapun.
Kurma Menguatkan Anda Menjadi Pemberani
Kurma ternyata menjadi salah satu sumber makanan yang mampu mendongkrak kalori, namun juga menguatkan adrenalin kita sehingga kita menjadi lebih tabah, tangguh dan kuat. Konon pejuang di masa lalu kerap makan kurma sehingga mereka memiliki jiwa survive yang tinggi.
Kurma Menguatkan Kita Saat Berpuasa
Mengapa saat puasa begitu banyak orang berjualan kurma? Sejak dahulu kurma menjadi makanan andalan para muslim saat berpuasa, bahkan untuk makanan sehari-hari. Kurma memang mampu memberi asupan karbohidrat kompleks yang cukup. Selain itu, kurma juga mampu melindungi pencernaan seperti kanker usus besar, mencuci ginjal, membersihkan liver dan sebagainya.
Kurma Membuat Mata Anda Lebih Bersinar
Kabarnya, kurma mampu menguatkan indra penglihatan Anda. Selain membuat penglihatan Anda lebih tajam, kurma juga membuat mata Anda lebih bersinar dan nampak menyenangkan. Makanlah kurma bila Anda ingin memiliki mata yang sehat dan bercahaya.
Kurma Adalah Makanan Yang Tahan Lama
Kurma adalah salah satu jenis makanan yang tahan lama untuk disimpan. Makanan ini tidak akan rusak kandungan dan bentuknya sekalipun sudah disimpan begitu lama. Selain awet untuk mempertahankan dirinya sendiri, kurma mengandung glutathione yang baik sebagai antioksidan bagi manusia.
Kurma Mampu Menenangkan Jiwa
Dari sebuah kurma yang sederhana, ternyata bisa menjadi makanan yang menenangkan jiwa. Kurma menjadi salah satu buah yang dianjurkan bagi mereka yang sering marah-marah, depresi dan memiliki riwayat penyakit saraf.
Teh Kurma Mampu Menyembuhkan Hati Yang Sedih
Kurma yang direbus dan dijadikan teh memiliki manfaat untuk menghibur hati Anda yang rentan galau. Khasiat kurma tak hanya untuk kesehatan raga, namun juga jiwa Anda. Ada sebuah pohon kurma yang kabarnya mati ketika pemiliknya meninggal. [Sumber: vemale]

3 JENIS PUASA


  1. "Puasa Orang Awam": ia menuntut orang lain utk menghormati puasanya. Bahasa lainnya, 'gila hormat'.
  2. "Puasa Khawas": ia berusaha menghormati orang lain dlm puasanya. Ia sdh pada level memberi hormat.
  3. "Puasa Khawasul Khawas": ia berpuasa utk memberi hormat kpd Rabb-nya, serta memperoleh kehormatan dari Rabb-nya.